IBX5AE02DED33218

5 Bahan Makanan Yang Tidak Boleh Dipanaskan Kembalii

Ladies, jajaki acungkan tangan bila kamu tergolong yang tidak jarang menghangatkan saldo makanan guna dikonsumsi lagi, khususnya untuk sahur di bulan Puasa ini. Karena dalil kepraktisan, irit waktu, dan merasa sayang melemparkan sisa makanan yang tersisa, tidak sedikit orang memilih menghangatkan menu semalam dibanding menyiapkan menu sahur yang fresh. Padahal, riset sudah memperlihatkan bahwa tidak seluruh bahan makanan aman guna dihangatkan dan dikonsumsi pulang karena dalil kesehatan. Bukannya bergizi, bisa-bisa makanan yang akan anda lahap malah berbahaya untuk tubuh, dari mulai mengakibatkan sakit perut sampai racun karsinogen yang dapat memicu sel kanker. Sebelum menjadi kebiasaan, yuk cari tahu apa saja bahan makanan yang usahakan tidak dipanaskan lagi!

Bayam

1. Bayam
Sayur kesenangan Popeye ini familiar kaya bakal zat besi yang dinamakan Fe2+ atau ferro yang berfungsi untuk tubuh. Namun, bila terlampau lama terkena oksigen, zat Fe2+ itu akan pulang menjadi Fe3+ atau ferri yang mempunyai sifat racun. Karena itu dianjurkan untuk langsung menguras bayam yang telah diubah dan bila ada saldo usahakan dilemparkan saja dan tidak boleh dihangatkan kembali. Bayam yang sudah tidak dipedulikan terlalu lama (lebih dari 5 jam) juga lebih baik dihindari sebab kandungan zat nitrat dalam bayam telah tercampur oksigen dan pulang menjadi nitrit yang adalah senyawa beracun untuk tubuh. Efek nitrit pada tubuh akan menciptakan sel darah merah tidak bisa mengikat oksigen yang dapat mengarah ke situasi sianosis, yaitu suasana di mana jaringan tubuh anda akan kelemahan oksigen dan bisa berdampak fatal.

2. Seledri
Selain bisa memperkuat wewangian dan rasa masakan, daun dan batang seledri pun punya tidak sedikit manfaat untuk kesehatan. Namun, sama laksana bayam, kandungan nitrat dalam seledri akan pulang menjadi nitrit yang mempunyai sifat karsinogenik bila dipanaskan kembali.

3. Kentang
Bila kentang yang telah dimasak dihangatkan lagi lalu tidak dipedulikan mendingin sebelum disantap, urusan tersebut akan menyebabkan tumbuhnya bakteri mempunyai nama C.botulinum yang umum ditemukan pada kentang. Jika anda menyantap kentang yang telah tercemar bakteri itu, kamu dapat mengidap penyakit botulism yang gejalanya ialah tubuh terasa lemah, pandangan kabur, dan susah bicara.

4. Nasi
Yup, nasi! Mirip laksana kentang, nasi yang tidak dipedulikan mendingin terlampau lama dan tidak ditabung dengan benar dapat menjadi ladang tumbuhnya bakteri beracun mempunyai nama Bacillus cereus yang berbahaya untuk tubuh. Bakteri tersebut dapat mengakibatkan diare, mual, dan muntah-muntah. Bakteri itu berkembang biak lebih cepat di suhu ruangan dibanding suhu kulkas. Bila tidak inginkan sisa nasi tercemar, simpan di kulkas atau wadah yang kedap udara.

5. Telur
Sebagai di antara sumber protein terbaik, telur pun adalah bahan pangan yang mudah diubah dalam masa-masa singkat. Namun, telur yang sudah diubah dengan teknik apapun tidak usahakan dipanaskan pulang atau tidak dipedulikan terlalu lama di suhu ruangan sebab dapat menjadi lokasi berkembangbiak bakteri yang berbahaya untuk tubuh.

0 komentar:

Post a Comment